ini adaalah salah satu dari Kumpulan Cerita Yang Paling Bagus (selamat membaca ^_^)
Dibelakang bangunan rumah yang sederhana, hiduplah seekor ikan kecil di
sebuah kolam yang tidak seberapa luasnya. Disamping kolam tersebut
dengan gagahnya pohon yang rindang berdiri. Daunnya yang rimbun
menghalangi terik matahari ke kolam sehingga ikan tak pernah kepanasan.
Sore ini angin berhembus sejuk. Wwuuuuhhssst! Daun pohon yang kering
jatuh ke kolam. Si ikan sangat senang dan menyibukkan diri memainkan
daun kering itu.
Saat si ikan asyik bermain-main dengan sehelai daun, datanglah kucing
yang tidak diketahui dari mana ia datang. Dengan sombong ia meloncat
naik ke bibir kolam ikan. Polah kucing membuat ikan kaget.
“Hai kucing, apa yang kamu lakukan disini?” sapa ikan dengan penasaran.
“Tenanglah ikan! Aku tidak akan memakanmu,” Jawab kucing dengan diiringi tertawa keras.
“Benarkah? Lalu kau ingin apa?” Tanya ikan lagi.
“Apa maksudmu, kucing? Aku bahagia kok,” Ikan penasaran dengan maksud kucing.
“Bagaimana kau bahagia? Kamu tidak sebebas aku. Hidupmu hanya di kolam
yang sempit ini. Padahal dunia ini begitu luas. Kalau kau tinggal di
kolam ini, bagaimana makanmu jika tak ada manusia yang memberi? Akulah
yang beruntung, aku bebas kemana-mana mencari makanan dan
bersenag-senang. Hahaha.......!”
Mendengar itu si ikan menjawab dengan tenang, “Aku bahagia. Kita harus
yakin bahwa yang mengatur semua ini adalah Allah swt., termasuk tentang
rezeki. Aku diciptakan untuk hidup di air, maka Allah akan memberiku
rezeki disini. Rezekimu di alam bebas sana karena kamu diciptakan untuk
hidup disana.
“Mana mungkin rezeki datang sendiri? Kita kan harus berusaha. Dunia ini
luas, masak kamu hanya berusaha mencari makan di kolam yang sempit ini?’
“Terserah kamu, kucing! Aku tetap yakin kalau Allah menciptakan semua
ini tidak ada cacatnya. Semua pasti sudah disiapkan dan diatur
oleh-Nya,” Jawab ikan dengan yakin.
Percakapan kucing dan ikan terhenti karena tiba-tiba ada suara
pertengkaran dari atas pohon. Setelah diamati, ternyata itu suara dua
ekor cicak yang sedang berebut makanan di dahan pohon. Tanpa perintah,
kucing dan ikan kompak melihat pertarungan itu. salah satu cicak lari
membawa makanan, cicak satunya lari mengejar,begitu terus cukup lama,
sampai kemudian......
Plluuung!, Huuuppp!
![]() |
| Add caption
terima kasih sudah membaca
(kumpulan Cerita Yang Paling Bagus)
posting:15/04/12 |
“Ini buat aku, bukan buat kamu.” Seru si ikan dengan ceria.
Nyam....nyam....nyam....!









0 komentar:
Posting Komentar